Gubernur Ingatkan PNS
“Mulai hari ini, Saya tidak mau mendengar lagi ada berita-berita miring yang menyangkut PNS. Jika memang masih ada, Saya persilahkan memilih. Mau menjadi PNS atau melepas PNS-nya itu,” -Muhammad Sani-
Menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah sebuah amanah. Amanah yang nantinya niscaya dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan juga sang pencipta dikemudian hari. Oleh karenanya, selain wajib merasa bersyukur, hendaknya seorang PNS harus bisa memegang dan menjalankan kepercayaan yang telah diberikan sebaik-baiknya.
Hal ini kembali ditegaskan Gubernur Provinsi Kepri Drs. Muhammad Sani saat upacara 17 hari bulan di halaman Kantor Gubernur Kepri, Selasa (17/1/2012). “Sebagai PNS, etika harus diutamakan. Mengapa? Karena kita adalah pelayan masyarakat. Dan sebagai pelayan, masyarakat menilai kita 24 jam sehari,” kata Muhammad Sani.
Menurut Gubernur, sejauh ini, ia menilai para PNS yang ada saat ini sudah bekerja dengan baik. Namun demikian, dirinya masih kerap mendengarkan beberapa oknum PNS yang berperilaku menyimpang. Untuk itu, sebagai pemimpin tertinggi di Provinsi Kepri, Muhammad Sani memberikan peringatan keras agar para oknum tersebut berubah. “Mulai hari ini, saya tidak mau mendengar lagi ada berita-berita miring yang menyangkut PNS. Jika memang masih ada, saya persilahkan memilih menjadi PNS atau melepas PNS nya itu,” tegas Gubernur.
Tak hanya menyangkut etika, Muhammad Sani juga kembali mengingatkan seluruh jajaran PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri untuk menjauhi narkoba. Untuk itu, ia memerintahkan Sekretaris Daerah dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk melakukan tes urine secara berkala. “Seluruh PNS nanti harus di tes urine,” pungkas Gubernur.















