Penerbangan Perdana Tanjungpinang-Malaka
Raungan Pesawat Sky Aviation membahana keras di lapangan udara Raja Haji Fisabillilah Tanjungpinang, Jumat (30/3). Beberapa menit kemudian, pesawat tersebut membelah angkasa menuju Malaka, Kuala Lumpur. Penerbangan Sky Aviation pagi itu merupakan penerbangan perdana untuk rute Tanjungpinang-Malaka sekaligus menandakan babak baru terbukanya jalur udara antara Indonesia dan Malaysia. Nantinya, maskapai ini akan menerbangi Tanjungpinang-Malaka dua kali seminggu pada hari Rabu dan Minggu.
Senior Safety Admition, Sky Aviation, Chappy Hakim mengatakan bahwa penerbangan ini menunjukkan komitmen perusahaan tersebut untuk memelihara hubungan antara dua negara tersebut. “Secara historis, Kepri dan Malaka memiliki hubungan yang sangat dekat. Dan kami, Sky Aviation memiliki komitmen memelihara dan meningkatkan hubungan ini,” kata Chapy.
Saat ini,Tanjungpinang dan Malaka memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi. Pertumbuhan ini, kata Chappy, dapat ditingkatkan dengan terbukanya jalur perhubungan antara dua wilayah tersebut.
Sementara itu, Gubernur Provinsi Kepri Drs. Muhammad Sani menyambut baik penerbangan perdana Sky Aviaton tersebut. Menurutnya, jalur Tanjungpinang-Malaka merupakan buah kerja keras Pemprov Kepri dan pihak kerajaan Malaka. “Kita beberapa kali melakukan pembicaraan dengan pihak Malaka. Dan Alhamdullilah, saat ini kita bisa menyaksikan penerbangan perdana ke Malaka,” kata Sani.
Senada dengan Tarigan, Gubernur juga mengharapkan penerbangan ini dapat meningkatkan perekonomian di dua daerah. Efeknya, sambung Sani,tingkat kesejahteraan masyarakat akan meningkat.
Selain ekonomi, Gubernur juga berharap tingkat kunjungan wisata khususnya dari Malaka akan meningkat. “Dalam konteks lainnya, kita sangat berharap penerbangan ini dapat meningkatkan pariwisata di Tanjungpinang ini,” papar Sani. Sehingga, pertukaran budaya akan semakin terbuka untuk masa mendatang.














