Get Adobe Flash player
  • Tari Persembahan
  • Wisata Di Kepulauan riau
  • 1
  • 2
  • 3
  • 5

Seputar Kepri

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini166
mod_vvisit_counterKemarin926
mod_vvisit_counterMinggu Ini2961
mod_vvisit_counterMinggu lalu6747
mod_vvisit_counterBulan Ini16374
mod_vvisit_counterBulan Lalu23547
mod_vvisit_counterSeluruhnya1182417

Kami Memiliki: 10 tamu online
IP Anda: 50.16.36.153
 , 
Hari Ini : 19 - Jun - 2013

SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Home

Kunjungan Dubes AS ke Kepri

Dua Duta Besar Amerika Serikat berkunjung ke Batam, Kepulauan Riau, Senin (14/5). Mereka melakukan pertemuan dengan Gubernur Kepulauan Riau, H Muhammad Sani. Mereka adalah Duta Besar AS untuk Indonesia Scot Alan Marciel dan Duta Besar AS untuk Singapura David Angelman.

Dalam perbincangan nan akrab di lantai 7 Graha Kepri, Batam, Gubernur Kepri memaparkan potensi Kepri dan mengajak investor-investor Amerika Serikat berinvestasi di Negeri Segantang Lada ini.

‘’Selamat datang di Kepri, kami harap kedatangan pertama ini diikuti dengan kedatangan berikutnya,’’ kata Gubernur Sani.
Scot Alan Marciel, memang baru pertama menjejakkan kakinya di Batam, Kepulauan Riau. ‘’Ini kali pertama ke Batam. Kunjungan ramah tamah dan melihat kesempatan di sini,’’ kata Scot.
Gubernur Sani menjelaskan, saat ini ada 17 perusahaan AS di Batam. Gubernur berharap, lebih banyak investasi Amerika di Kepulauan Riau.
‘’Saya setuju,’’ kata Scot cepat-cepat dalam bahasa Indonesia.
Dubes AS memang melihat banyak peluang di Kepri. ‘’Batam tempat yang baik untuk berinvestasi,’’ katanya. Untuk melihat peluang itu, Scot tidak datang hanya dengan Dubes AS untuk Singapura. Ada perwakilan 16 korporasi. Salah satunya  Hewlett Packard.
Gubernur meyakinkan banyak kemudahan ketika berinvestasi di Kepri. Gubernur menyebutkan bahwa dia ingin pertumbuhan ekonomi di Kepri terus meningkat yang nantinya akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Karena, anggaran dari pemerintah belum cukum menggerakkan pertumbuhan itu ke angka yang lebih besar.
‘’Investasi sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi,’’ kata Gubernur sambil menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kepri tahun lalu sebesar 7,3 persen. Sementara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta pertumbuhan ekonomi di Kepri mencapai angka 10 persen.
Gubernur pun menawarkan Dubes AS untuk berkunjung ke sejumlah wilayah di Kepulauan Riau, seperti Bintan dengan potensi wisata di Lagoi.
Yang jelas, Dubes Scot melihat banyak kesempatan besar untuk perusahaan AS dan Indonesia untuk melakukan kerja sama, termasuk industri kreatif, seperti pembuatan film animasi.

Rombongan Dubes AS juga melakukan pertemuan dengan Badan Pengelolaan Kawasan Batam. Sebelumnya, mereka mengunjungi kawasan industri Kabil dan Muka Kuning.

{alt}