Menag Nasaruddin Umar Apresiasi Kualitas Kehidupan Beragama di Kepulauan Riau

Kamis, 15 Januari 2026
13:15 WIB
294 Views
Bagikan Berita Ini
Menag Nasaruddin Umar Apresiasi Kualitas Kehidupan Beragama di Kepulauan Riau
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar saat menyampaikan tausiah pada peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW digelar Pemprov Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (14/1/2026) malam. (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

DISKOMINFO KEPRI - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mengapresiasi kualitas kehidupan beragama masyarakat Kepulauan Riau yang dinilainya berada di atas rata-rata nasional.

Ia menilai tingginya indeks kerukunan mencerminkan keberhasilan pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menjaga harmoni.

“Kualitas jamaah dan kehidupan keagamaan masyarakat Kepulauan Riau ini sangat baik, bahkan berada di atas rata-rata. Ini tidak lepas dari peran pemerintah daerah yang konsisten menjaga kerukunan dan kualitas kehidupan sosial masyarakat,” ungkap Nasaruddin pada peringatan Isra Mikraj digelar Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (14/1/2026) malam.

Nasaruddin juga mengapresiasi Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau atas komitmen dalam membina kehidupan umat beragama yang harmonis di daerah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau yang telah menjaga dan meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama, sehingga Kepri menjadi daerah yang aman, damai dan harmonis,” tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Ansar menyampaikan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun berturut-turut, Provinsi Kepulauan Riau berhasil menjaga dan meningkatkan Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB).

Pada tahun 2025, lanjutnya IKUB Kepri mencapai 83,68 poin, meningkat 1,47 poin dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 82,21 poin. Capaian tersebut menempatkan Kepri di peringkat ketiga regional Sumatera dan masuk klaster atas secara nasional.

“Alhamdulillah, dengan keberagaman suku, budaya dan agama yang ada di Kepulauan Riau, kita dapat hidup rukun, tenang dan damai. Ini adalah modal sosial yang sangat berharga untuk membangun daerah,” kata Gubernur Ansar. (ky)