GUBERNUR 

KEPULAUAN RIAU

Dr. H. Nurdin Basirun. S.Sos, M.Si

ARSIP

Arsip Berita

    (GPR) Kominfo

Invalid or Broken rss link.

Gubernur H Nurdin Basirun meyakini bahwa Tanjunguban akan menjadi kota yang semakin maju. Apalagi pelabuhan berskala besar terus dibangun untuk memperlancar arus barang keluar masuk Pulau Bintan.

“Di mana-mana, kota pelabuhan selalu lebih maju. Negara maju karena kualitas dan pengelolaan pelabuhannya baik,” kata Nurdin usai melakukan peletakan batu pertama pelabuhan bongkar muat Tanjunguban, Jumat (10/11).

Nurdin mengatakan pembangunan pelabuhan juga akan memperlancar arus orang dan arus uang. Dengan arus barang yang lancar, pergerakan ekonomi semakin baik. Saat ini, beberapa daerah di Kepri semakin digesa pembangunan pelabuhannya.

Pekan lalu, Nurdin juga melakukan revitalisasi pembangunan pelantar I dan pelantar II Tanjungpinang. Dengan adanya pelabuhan bongkar muat, kata Nurdin, perekonomian di Tanjunguban akan berkembang pesat. Apalagi kawasan ini dekat dengan Batam dan Singapura. Kondisi ini diuntungkan lagi dengan rencana pembangunan jembatan Batam-Bintan yang juga melintasi kawasan Tanjunguban. Malah, kata Nurdin, di Tanjungsauh, yang berseberangan dengan Tanjunguban, akan dibangun pelabuhan peti kemas berskala besar.

“Segala potensi dari laut harus kita optimalkan untuk menyejahterakan masyarakat,” kata Nurdin.

Soal potensi kemaritiman, Gubernur semakin yakin dengan selesainya RUU Daerah Kepulauan yang digagas DPD RI. Dalam lawatannya ke Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampuno, Nurdin langsung menerima berkas RUU tersebut. RUU ini sudah masuk ke Prolegnas DPR RI dan diprioritaskan untuk menjadi UU.

“Jika disahkan menjadi UU, bagi hasil untuk Kepri akan lebih besar. Karena luas laut juga ikut dihitung. Mohon doa dan dukunhan masyarakat Kepri,” kata Nurdin.

Pelabuhan bongkar muat Tanjunguban akan dibangun secara bertahap dan direncanakan selesai pada tahun 2019. Tahap pertama dibangun pelabuhan dengan sistem sheet pile yang panjangnya 163 meter yang diperkirakan selesai Desember tahun ini. Tahap II, akan dibangun pelabuhan dengan panjang 105,1 meter dan lebar 14 meter. Tahap III akan dibangun pelabuhan sepanjang 100 meter dengan lebar 18 meter.

Pelabuhan tahap III ini akan diperuntukan bagi kapal yang berkaitan 6000 GT Fasilitas yang dibangun dipelabuhan ini diantaranya gudang penyimpanan barang, lapangan penumpukan, parkir truk, kantor pengelolaan pelabuhan dan musholla.(Hamzah/Humas)

PPID

Pedoman Pelayanan Informasi & Dokumentasi

JDIH

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

TRANSPARANSI

Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah

    BUKU TAMU

  LINK KABUPATEN KOTA

    PENGUNJUNG 

3440972
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Seluruhnya
1815
3598
13076
22916
74417
123638
3440972

14.03%
17.28%
10.24%
2.65%
0.87%
54.93%

IP Anda : 54.145.117.60