GUBERNUR 

KEPULAUAN RIAU

Dr. H. Nurdin Basirun. S.Sos, M.Si

ARSIP

Arsip Berita

    (GPR) Kominfo

Invalid or Broken rss link.

 

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah Membuka sekaligus memberikan materi Pelatihan Peningkatan Wawasan Pengelolaan Keuangan di Lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepri bertempat di ruang rapat utama Lantai 4, Dompak, Selasa (8/8).

Pelatihan ini diberi tema 'Mekanisme Pertanggungjawaban Belanja dan Perpajakan Lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau'.

Dalam sambutannya  Arif mengatakan bahwa elemen pemerintahan sangat perlu memahami peraturan-peraturan yang berlaku agar setiap rupiah yang dikeluarkan harus dapat dipertanggungjawabkan atau di SPJ kan.

"Peran bendahara sangat besar dalam sistem dan organisasi. Disini saya menyampaikan beberapa hal yang perlu disampaikan kepada peserta pelatihan, sesuai UU ASN nomor 5 tahun 2014 bahwa setiap ASN perlu menambah pengetahuan dan wawasan di bidang tupoksinya,  sesuai Undang-undang ASN tentunya bendahara dituntut harus paham dengan aturan yg berlaku dan sistem pengelolaan keuangan. Jadi terus lah  belajar bagi yang memegang amanah sebagai bendahara," ujar Arif.

Arif melanjutkan bahwa ini semua membutuhkan komitmen bersama jika ingin baik dan bagus. Dengan Kepri yang sudah mendapatkan WTP  7 tahun berturut-turut itu juga karena hasil kerja para bendahara yang telah inten dan komitmen menjalankan SPJ dengan baik.

"Saya minta terus tetap komitmen, mentang-mentang kita sudah dapat WTP 7 tahun berturut-turut , jangan kendur jadi harus lebih baik dan ditingkatkan lagi. Peluang-peluang negatif jangan dibiasakan dan ditiru, tolong dijaga aturannya," lanjut Arif.

Pelatihan sendiri mengundang Afridian Wirahadu Ahmad SE, M.Sc, Ak, CA sebagai narasumber yang juga merupakan ketua pusat pengembangan akuntansi dan bisnis instruktur keuangan daerah dan perpajakan.

Afridian mengatakan bahwa Kegiatan ini bertujuan untuk dapat menghasilkan ASN di pemprov Kepri yang memiliki keterampilan dibidang keuangan daerah serta adanya wawasan di bidang keuangan daerah. Tujuan utamanya untuk meningkatkan kesadaran keuangan akan tertib administrasi belanja serta mengupgrade ilmu bendahara dalam mengelola keuangan daerah.

Diakhir sambutannya Sekda berharap agar pelatihan dapat berjalan rutin setiap tahunnya.

"Ikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, kita juga minta panitia untuk rutin mengadakan pelatihan ini, carilah daerah-daerah yang sistem pengelolaannya baik," tutup Arif. (Edo)

 

PPID

Pedoman Pelayanan Informasi & Dokumentasi

JDIH

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

TRANSPARANSI

Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah

    BUKU TAMU

  LINK KABUPATEN KOTA

    PENGUNJUNG 

3319121
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Seluruhnya
2103
2442
15529
26520
76204
195007
3319121

14.14%
17.18%
10.34%
2.71%
0.87%
54.76%

IP Anda : 54.81.210.99