GUBERNUR 

KEPULAUAN RIAU

Dr. H. Nurdin Basirun. S.Sos, M.Si

ARSIP

Arsip Berita

    (GPR) Kominfo

Invalid or Broken rss link.

Penasehat Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri Noor Lizah Nurdin menghadiri sekaligus memberikan pengarahan pada Jambore PKK Tingkat Kabupaten Karimun, Rabu (20/9). Meski sempat vakum, TP PKK Kepri tetap akan mengirim kadernya pada Jambore Nasional Oktober nanti.

Jambore Tingkat Kabupaten Karimun tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim yang bertempat di Halaman Kediaman Bupati Karimun.

Noor Lizah Nurdin dalam pengarahannya menyampaikan bahwa jambore PKK sebaiknya dilakukan setiap tahun. Dan merupakan agenda khusus yang dilaksanakan dari tingkat Kelurahan sampai Nasional. Tujuan utama Jambore PKK menurutnya merupakan rangkaian kegiatan yang sangat mendidik untuk kader agar berjiwa cinta tanah air, melestarikan budaya, dan melatih memupuk rasa kebersamaan serta kekompakan antara tim dan kader di Kepri.

"Meski sebenarnya tujuan Jambore PKK tingkat Kabupaten/Kota itu untuk seleksi ke tingkat Provinsi, tapi tujuan utamanya adalah untuk mempererat silahturrahmi antar tim dan kader. Jika silahturrahmi antara kita bagus, apapun bentuk perlombaan akan bisa kita hadapi," ujar Noor Lizah Nurdin yang juga istri Gubernur Kepri ini.

Tidak itu saja, Noor Lizah juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap prestasi yang ditunjukkan para kader PKK dalam gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Yang pada hakekatnya merupakan gerakan masyarakat yang tumbuh dari bawah.

"Jambore PKK dimaksudkan untuk memotivasi para kader dalam rangka mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera , meningkatkan wawasan pengetahuan para kader PKK tentang 10 Program Pokok PKK yang sudah dijadikan agenda nasional," tambah Noor Lizah.

Sementara itu Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kepri Ria Wina menambahkan keikutsertaan TP PKK Kepri pada Jambore Nasional nanti hanya akan mengikuti Lomba Gembira dan parade karnaval pakaian adat daerah saja. Untuk lomba 10 program pokok PKK tidak dapat diikuti karena keterlambatan mengirim kader.

"Pendaftaran keikutan kader berakhir Maret, sedang saat itu TP. PKK kita masih vakum. Pelantikan baru dilaksanakan pada Juli 2017 kemaren. Kendati demikian kita tetap akan mengikuti Jambore PKK Nasional pada 2 - 4 Oktober 2017 nanti," jelas Ria Wina.

Biasanya, lanjut Ria wina, jelang pelaksanaan Jambore PKK tingkat Nasional awal, TP. PKK Provinsi Kepri akan melakukan seleksi melalui Jambore PKK tingkat Kabupaten/Kota. Kader terbaik akan mewakili TP.PKK Kepri ke tingkat Nasional.

Keterlambatan kepengurusan TP.PKK Kepri membuat tidak bisa diselenggarakannya seleksi di tingkat Kabupaten/Kota. Tahun 2018 , menurut Ria Wina seleksi akan dilaksanakan kembali seperti sebelumnya. (Umil/Humas)

PPID

Pedoman Pelayanan Informasi & Dokumentasi

JDIH

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

TRANSPARANSI

Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah

    BUKU TAMU

  LINK KABUPATEN KOTA

    PENGUNJUNG 

3505600
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Seluruhnya
67
3145
6791
20398
31969
107076
3505600

13.96%
17.30%
10.17%
2.63%
0.87%
55.06%

IP Anda : 54.163.61.66